Langsung ke konten utama

Postingan

KETIKA PINTU KEMESRAAN BERSAMA TUHAN TERBUKA

               Ketika Allah menumbuhkan perasaan  jemu dihatimu terhadap makhluq-makhluq-Nya, Sesungguhnya Allah menghendaki dan membuka pintu kemesraan untukmu dengan-Nya. Ketika Allah membuka pintu kenyamanan dan bermesra bersama-Nya, maka Akan tumbuh dihati seseorang itu, perasaan jemu dan bosan dengan makhluq-makhluq-Nya. Oleh karenanya ada yang mengatakan, rasa nyaman dan bersenang-senang dengan manusia dan makhluq, itu merupakan kerugian dan kebangkrutan seseorang. Apabila pintu bermesraaan bersama Allah sudah terbuka bagi kita, maka Kita akan merasakan tidak nyaman, dan jenuh dengan semua alam kemakhluqkan yang menjadi pengganggu kemesraan kita dengan Tuhan. Tidak ada sesuatupun yang memuaskan kita selain menjalin kemesraan dengan-Nya               Abu Yazid Al-Busthami berkata : " Ketika aneka keajaiban itu muncul dihadapan seorang hamba, dan terbukanya pesona alam malakut yang tinggi, maka ...

ANTARA MA'SIAT DAN RAHMAT ALLAH

                Kema'siatanan yang menyebabkan merasa terhina dan rendah diri (disertai bertaubat dan berharap rahmat dan belas-kasih Allah), lebih baik daripada ta'at yang membangkitkan rasa mulia diri dan keangkuhan. Rasa hina dan rendah adalah sifat kehambaan. Sebaliknya,  kemaha muliaan dan kemaha besaran adalah sifat ke-Tuhanan.              Tidak ada kebaikan sama sekali didalam keta'atan seorang hamba, bila masih melekat padanya yang bertentangan  dengan penghambaan. Karena apa ?? KARENA SIFAT SEPERTI ITU, AKAN MELEBUR. DAN MEMBATALKAN KETA'ATAN SEORANG HAMBA, Sebab BENTUKNYA SEBAGAI KEMA'SIATAN BAGI SEORANG HAMBA. Yang juga menghanguskan nilai pahala dari suatu keta'atannya tersebut.               Sayid Abu Madyan ra berkata : " Rasa terhina bagi orang-orang yang berma'siat, lebih baik daripada perasaan sombong bagi orang yang ta'at ". Diriwayatkan...

CARA MENGHADAPI UJIAN DAN COBAAN

             Sesungguhnyaya rasa sakit dari bencana yang menimpamu, akan terasa ringan, bila kamu sudah mengetahui bahwa "Allah Ta'ala sedang mengujimu" Sebab Dia- lah yang sedang mencoba kamu melalui qadar-Nya. Dia- juga yang telah mengarahkan kamu untuk mengadakan pilihan yang terbaik. Bila diantara kita semua memahami bahwa Allah Ta'ala Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, selalu nemperhatikan dan menyayangi kita, maka "Setiap musibah dan cobaan yang datang menimpa kita, janganlah kita memandang musibah itu sebagai musibah yang paling berat yang tak mampu kita kuasai untuk menanggungnya", Karena ALLAH TIDAKLAH MENDATANGKAN COBAAN ITU, MELAINKAN DEMI KEBAIKAN DIRI KITA INI.              Tetapi, hendaklah diantara kita semua itu membaguskan dugaan dan keyaqinan bahwa Hal itu merupakan haq pilihan Allah Ta'ala kepada kita, yang tentunya mengandung kemaslahatan. Sekalipun bersifat samar dan belum kita ketahui ke...

MELIPAT DUNIA MENDEKATI AKHIRAT

                Hakikat pelipatan adalah Terlipatnya jarak dunia ini bagimu, sehingga kamu melihat akhirat itu, begitu dekat kepadamu dari dirimu sendiri. Melipat jarak perjalanan kehidupan dunia artinya adalah Memandang begitu dekat perjalanan seorang hamba dengan akhirat. Seorang hamba itu, harus mampu menggambarkan hubungan dirinya dengan akhirat dalam satu perjalanan singkat dalam keyaqinan hatinya. Dengan demikian, seorang hamba akan melihat perjalanannya keakhirat sangat dekat. Bahkan lebih dekat dari dirinya sendiri. Ia harus dapat menyaksikan bahwa Peristiwa dunia ini, benar-benas peristiwa yang fana' dan keramaian yang menipu.                  Ketika kita terpesona dan tergoda oleh pengaruh dunia, maka Kita tenggelam kedalam lautan yang sangat dalam. Ketahuilah,Peranan keyaqinan kita ini terhadap suara iman, akan sangat besar bagi pembentukan pribadi kita yang tidak mudah tergoda. Car...

HARAPAN & ANGAN-ANGAN KOSONG

                Harapan adalah kehendak yang mesti diikuti dengan amal perbuatan, kalau tidak demikian maka Itu hanya angan-angan. Harapan merupakan sifat hamba yang menempati maqam yang mulia, di antara beberapa maqam Yaqin. Sifat  Raja'(harapan) akan membangkitkan seseorang untuk berkreasi dam beramal. Karena Orang yang mengharapkan sesuatu, tentu ia akan mencari dan berusaha untuk mendapatkannya secara sungguh-sungguh. Sedangkan orang yang takut terhadap sesuatu, tentu ia akan berlari menjauh dan menghindarinya.          Sedangkan orang yang mengaku berharap akan rahmat dan anugerah Allah, sementara ia malas beramal dan berani melanggar larangan Allah, melakukan kema'siatan, maka Raja' semacam ini adalah "BOHONG (RAJA' KADZIB)", Dalam pandangan ulama yang demikian itu, bukanlah raja', tetapi "ANGAN-ANGAN KOSONG", Orang yang tenggelam dalam angan-angan kosongnya adalah ORANG YANG TERTIPU DAN DICELA OLEH ALL...

URGENSI BERDO'A DAN BERADAB KEPADA ALLAH

                    Bukanlah tujuan utama itu cuma sekedar minta (berdo'a), tetapi yang terpenting kamu dianugerahi adab (tata krama) terhadap Tuhan. Berbahagialah jika eseorang hamba itu beradab dengan sopan diwaktu ia berdo'a dihadapan Tuhan dengan tunduk dan malu. Ketika kita mau berdo'a dan meminta apa yang menjadi hajat kebutuhan kita kepada Allah, maka Janganlah menduga bahwa DENGAN PERMOHONAN KITA ITU, ALLAH HARUS MEMENUHI PERMINTAAN KITA ITU. Jangan meminta hal seperti ini, Tidak keharusan bagi Allah. Sebagai Tuhan, Dia- tidak dituntut kewajiban itu untuk mengabulkan hajat kita.                 Bagi para ahli hakikat mengatakan bahwa Allah tidak akan dituntut, karena Dia-menuntut Anda, karena Dia- mengadakan setiap permohonan hamba-Nya. Jadi Yang terpenting bagi kita yang meminta kepada Allah adalah ADAB DAN MEMBAGUSKAN ADAB TERHADAP ALLAH. Artinya Kesopanan, tata krama yang baik d...

KETIKA PUJIAN ITU DATANG TERHADAP ANDA

               Apabila manusia memuji Anda karena ia mengira ada sesuatu yang baik pada diri Anda,Maka hendaklah Anda mencela diri sendiri, sebab Anda lebih mengetahui hakikat diri Anda. Artinya masih banyak cacatnya. Tidak ada yang lebih mengetahui tentang aib dan kekurangan diri seseorang melainkan dirinya sendiri. Oleh sebabnya itu, yang dikehendaki darinya adalah mencaci dan mencela dirinya sendiri. Dengan begitu, seseorang menjadi waspada terhadap tipu daya nafsu yang akan menambah aib dirinya sendiri. Seterusnya ia berusaha untuk memperbaiki dirinya yang masih dipenuhi dengan aib itu. Dengan memperbanyak amal kebajikan, memperbaiki etika kehidupannya, baik dihadapan manusia, utamanya dihadapan Tuhan.              Nah jadi, Apabila kita tidak menyadari akan diri sendiri yang masih banyak kekurangan dan aib, maka Sikap seperti ini, malah akan memperparah aib dan membuka peluang pada nafsu dan syaita...