Langsung ke konten utama

Postingan

ANTARA KEKHUSUSAN DAN KEIKHLASAN

         "Tidaklah setiap orang yang menampakkan kekhususan, dengan sendirinya sempurna keikhlasannya". Yang dimaksud dengan kekhususan adalah ANUGERAH ISTIMEWA SECARA KHUSUS YANG DIBERIKAN KEPADA HAMBA-HAMBA ALLAH YANG SHALEH. Merekalah orang-orang Khawasul Khawas yang diberi perhatian istimewa oleh Allah Ta'ala. Sehingga dapat menembus hakikat dibalik alam maujud.                       Mereka itulah orang yang khas yang dekat kepada Allah yakni " Al- Muqarrabin " Yang cinta Allah dan dianugerahi ilmu hikmah. Merekalah orang-orang zuhud, yang bersungguh-sungguh dal beribadah dan mengamalkan wirid yang dianugerahi Allah kemuliaan dan kekeramatan. Mereka sungguh-sungguh menjalani keta'atan dan ibadah secara ikhlas tanpa peduli dengan haq-haq yang semestinya mereka perlukan. Keikhlasan dan kesungguhan dalam keta'atan dan ibadah itulah sehingga Allah berkenan menganugerahkan kekeramatan dan keistimew...

JANGAN BERTINGKAH SEPERTI TUHAN

                       "Allah melarang kamu mengakui haq-haq orang lain yang bukan menjadi haqmu. Begitu pula, apakah mungkin Allah memperkenankanmu mengakui sifat-sifat Allah padahal Dia- adalah Tuhan semesta alam". Perkara ini dimaksudkan sebagai dalil bahwa JANGANLAH KITA SEBAGAI MANUSIA HAMBA ALLAH YANG DIJADIKAN-NYA, BERSIFAT YANG BERTINGKAH LAKU SEPERTI TUHAN, KARENA " SEBAGAI MAKHLUQ, KITA MANUSIA TIDAK ADA HAQ SEDIKITPUN BERSIFAT YANG BERTINGKAH LAKU SEBAGAI TUHAN".                  Ingat, Kita ini manusia sebagai hamba, diperintahkan untuk bersandar dan menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada Allah Ta'ala, segala urusan apapun. Serahkan segalanya kepada kekuasan-Nya. Sedikita saja kita sebagai manusia yang di adakan mengaku-akui bersifat Tuhan, maka "ITU ADALAH SEBUAH TINDAKAN KEDURHAKAAN DAN YANG SANGAT BESAR DOSANYA, DAN TERMASUK PERBUATAN SYIRIK."   ...

HATI TEMPAT TERBITNYA NUR ILAHIYAH

                 "Tempat terbitnya bermacam-macam nur Ilahi didalam hati manusia dan rahasia-rahasianya". Ketahuilah, Nur qalbu itu, memiliki energi kekuatan yang melebihi kekuatan cahaya benda-benda langit. Apa yang tak tertampung dan tak terangkat oleh langit dan bumi, akan diletakkan oleh Allah kedalam qalbu seorang hamba yang suci.                 Perhatikan oleh kalian sabda Nabi saw. dalam sebuah hadits Qudsi sbb : LAM YASTA'NII ARDHII WA LAA SAMAA-II WA LAAKIN WA SI'ANII QALBU  'ABDIIL MU'MIN Artinya: " Tidak akan cukup bagi-Ku langit dan bumi-Ku. Akan tetapi, yang cukup bagi-Ku adalah Hati nurani hamba-Ku yang beriman."                  Allah berfirman didalam Al-Qur'an dalam surah : An-Nur. Ayat : 35, yang artinya Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah, seperti sebuah lubang yang tak tem...

KETIKA SEORANG HAMBA MENGENAL ALLAH

                    Banyak orang mengenal nama Allah, tetapi ia lupa akan Tuhan-nya. Jika ia lupa kepada Tuhan-nya, berarti ia buta mengenal dirinya. Artinya Lupa siapa yang menciptakannya, dan siapa yang menghidupkannya. Telah dikatakan bahwa : Barangsiapa mengenal (ma'rifat) Allah, berarti ia mengenal dirinya. Artinya, apabila ia mengetahui siapa Tuhan-nya, berarti ia mengetahui akan posisinya. MAN 'ARAFAL HAQQA SYAHIDAHU FII KULLI SYAI-IN. WA MAN FANIYAA BIHI GHAABAN  'AN KULLI SYAI-IN. WA MAN AHABBAHU LAM YU'TSIR  'ALAYHI SYAI-AN.                          Maksudnya adalah "Barangsiapa yang mengenal Allah, niscaya akan menyaksikan-Nya pada semua ciptaan-Nya. Siapa yang fana' dengan Allah, pasti ghaib dari segala sesuatu apapun. Dan siapa yang mencintai Allah, tidak mengutamakan sesuatu apapun kecuali Allah."         ...

KEKERAMATAN DAN KE ISTIQAMAHAN

            "Bisa jadi Allah menganugerahkan kekeramatan kepada orang yang belum sempurna istiqamahnya". Tetapi Ketahuilah, pada hakikatnya, kekeramatan itu, bisa diperoleh dengan ke istiqamahan yang sempurna. Dan perkara ini, bisa tercapai dengan dua hal yaitu : Beriman kepada Allah dengan benar dan sungguh-sungguh. Mengikuti apa yang dibawa oleh Rasulullah saw. secara zahir dan batin.                  Kewajiban kita sebagai hamba, tidak lebih dari melaksanakan dua perkara tadi. Dan menjadikan himmah serta cita-cita kita untuk melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Adapun mengenai kekeramatan, dalam arti terjadinya peristiwa luar biasa. Bagi ahli hakikat bukan menjadi masalah yang penting, karena : Kekeramatan itu, bisa saja terjadi dan diberikan kepada yang belum sempurna ke istiqamahannya. Kedua perkara tadi diatas yang kami sebutkan merupakan kekeramatan yang menghimpun dan meliputi segala kemuliaa...

KETETAPAN ALLAH DI ZAMAN AZALI

            "Inayah Allah buat Anda, tidak disebabkan sesuatu yang datang dari Anda. Bagaimana keadaan Anda dan dimana pun Anda berada, disaat Allah menetapkan karunia-Nya bagi Anda, dan waktu Allah menetapkan pula pemeliharaan-Nya kepada Anda. Ketika Anda masih di alam azali, belum ada keikhlasan amal dan belum pula ada wujud perbuatan, bahkan disana belum ada apapun kecuali hanya karunia dan kebesaran pemberian-Nya."                   Perbuatan dan pertolongan (inayah) Allah Ta'ala kepada kita, telah ditetapkan sejak zaman azali sebelum kita ada. Ketetapan itu terbebas dari campur tangan pihak lain dan tidak pula dikotori oleh sesuatu pun, karena belum adanya sesuatu. Tidak dipengaruhi oleh keikhlasan amal, dan tidak pula oleh sikap-sikap tertentu. Tidak ada sarana apapun yang dapat menjadi mediator penyampai kepada Allah dalam kaitannya dengan penetapan hukum-Nya. Kita pada saat itu, murni belum ada. ...

DIAM ADALAH HIKMAHNYA KEDEKATAN HAMBA

              "Sesungguhnya diam itu merupakan sebuah pintu-pintu hikmah. Dan sesungguhnya diam itu tanda atas segala kebaikan." (Imam Abu Hasan Ar-Ridha dalam kitab ushul Al-Kafi). Dan Luqman berkata kepada puteranya : "Wahai anakku, Apabila engkau meyaqini bahwa perkataan adalah perak, maka sesungguhnya diam itu adalah emas."                  Semoga kita semua mendapat karunia dari Allah Ta'ala, berupa hikmah yang besar yaitu anugerah mendekatkan diri kepada-Nya agar dapat berjumpa dengan-Nya dalam rahmat dan kasih-sayang-Nya. Dan tanda-tanda mendapat hikmah itu adalah : "Barangsiapa yang hatinya ikhlas karena Allah 40 pagi, maka kelihatanlah air mata hikmah itu dari qalbunya yang melalui lidahnya." Ketahuilah, para ulama billah itu, tidak hanya sekedar mengenal saja, akan tetapi mereka juga mengenal akan martabat Ilahi. Dan tentu mereka itu, sudah tenggelam disamudera Ahadiah-Nya. Didalam tenggel...